Kamis, 29 Oktober 2009

U2 Siarkan Konser Raksasa di Internet

Minggu Malam kemarin, atau Senin siang waktu Indonesia, U2 menggelar konser raksasa di Pasadena, California, Amerika Serikat. Konser ini skalanya gede banget, dan yang nonton mencapai jutaan orang. Lah, gimana bisa, apa muat tuh tempatnya? Jangan salah, walaupun konser ini digelar di stadion Rose Bowl, Pasadena, tapi semua orang di dunia bisa nonton langsung lewat YouTube, gratis! Walaupun begitu tetep aja yang dateng langsung ke sana dan bayar mahal untuk liat Bono dkk dengan mata kepala sendiri mencapai 100.000 orang lebih, beuh.

Konser ini merupakan bagian dari U2 360 World Tour dan emang kolosal abis. Tata panggungnya sampe disebut oleh Bono sebagai "stasiun ruang angkasa" dan memungkinkan para personel U2 bisa berinteraksi maksimal dengan semua penonton yang ada di setiap pelosok stadion. Gak salah kalau mereka disebut sebagai salah satu band terbesar di dunia saat ini.

Ini juga pertamakalinya YouTube, penyedia layanan video paling populer di dunia, menyiarkan secara langsung satu konser penuh. Gak cuma siaran langsungnya, konser ini juga akan terus disiarkan ulang di http://www.youtube.com/U2.

Seperti biasa U2 ngga hanya ngasih musik aja, tapi juga mengajak dunia untuk peduli kepada masalah-masalah sosial yang ada. Di sela lagu berbagai pesan sosial disampaikan, salah satunya oleh Pastor Desmond Tutu yang pernah meraih Nobel Perdamaian, yang menyerukan pesan perdamaian dan persatuan. U2 juga mendedikasikan lagu-lagunya untuk tokoh-tokoh dunia Martin Luther King dan Aung San Suu Kyi. Patut banget dicontoh buat kamu yang anak band. Ngeband itu ngga cuma untuk hura-hura lho! Makin banyak pengikut kamu, makin besar tanggung jawab untuk menjadi contoh teladan.

Mau tau lagu-lagu yang dibawain? Komplit lah dari yang lama sampai dari album terbaru No Line On The Horizon:
  • Breathe
  • Get On Your Boots
  • Magnificent
  • Mysterious Ways
  • Beautiful Day
  • I Still Haven’t Found What I’m Looking For
  • Stuck In A Moment
  • No Line On The Horizon
  • Elevation
  • In A Little While
  • Unknown Caller
  • Until the End of the World
  • The Unforgettable Fire
  • City of Blinding Lights
  • Vertigo
  • I’ll Go Crazy If I Don’t Go Crazy Tonight
  • Sunday Bloody Sunday
  • MLK (Martin Luther King tribute)
  • Walk On (Aung San Suu Kyi tribute)
------------------
  • One
  • Amazing Grace
  • Where the Streets Have No Name
  • Ultraviolet (Light My Way)
  • With or Without You
  • Moment of Surrender
Pengen nonton konser ini dengan lebih khusyuk dan khidmat? Sabar aja, bakal keluar dalam bentuk DVD juga kok bentar lagi. Tapi jangan beli yang bajakan yaaaaa.

Selasa, 27 Oktober 2009

Sambut Album Baru, Weezer Gelar Konser Rahasia

Album baru Weezer, Raditude, bakal keluar awal November depan. Tentunya mereka udah mulai bikin show-show pemanasan dan ngealin lagu-lagu baru ke fansnya nih. Salah satu caranya mereka bikin satu konser diam-diam.

Walaupun sebenernya ngga rahasia-rahasia amat juga sih, tapi yang jelas penonton yang bisa nonton langsung terbatas banget. Pengumumannya cuma dikasih 2 hari sebelumnya, dan siapa cepat datang dia bisa masuk. Walhasil venue Regency Ballroom di San Francisco, 21 Oktober kemarin penuh sesak. Buat yang ga kebagian masuk, MySpace yang juga sponsor konser ini menyajikan live streamingnya juga.

Dibuka oleh Natalie Portman's Shaved Head (norak banget sih nama bandnya!), Weezer tampil rada beda. Selain pakai seragam warna putih, kali ini ada modifikasi dikit di formasi mereka. Patrick Wilson yang biasa main drum sekarang turun panggung dan main gitar, sedangkan posisi drum ditempatin sama Josh Freese, musisi cabutan yang udah sering bantuin band kayak Nine Inch Nails bahkan Guns N Roses. Rivers Cuomo sendiri sekarang konsen di nyanyi dan loncat-loncat.

Lagu-lagu yang dimaenin campur antara lagu lama, lagu baru, sampai lagu-lagu orang. Nih lengkapnya:
Hash Pipe
Undone – The Sweater Song
Troublemaker
Surf Wax America
Perfect Situation
(If You Are Wondering If I Want You To) I Want You To
Say It Ain’t So
Why Bother
My Name Is Jonas
Island In The Sun
Can’t Stop Partyin’
Photograph
Song 2 (Blur cover)
I’m Your Daddy
Pork N Beans
Beverly Hills
—————
War Pigs (Black Sabbath cover)
Kids (MGMT)/Poker Face (Lady Gaga cover)
Buddy Holly

Wah asik juga ya susunan lagunya. Kapan nih Weezer main ke Indonesia?

Selasa, 20 Oktober 2009

Drama Musikal 'American Idiot'

Didalangi oleh sutradara Michael Mayer, otak di belakang hit Broadway Spring Awakening, album Green Day American Idiot dibawakan dalam bentuk drama musikal di Berkeley Repertory Theatre, California, tanggal 15 September kemarin. Pertunjukan 90 menit ini berisikan semua lagu dan dua B-sides dari American Idiot, 4 lagu dari album 21st Century Breakdown, dan sebuah lagu ballad yang ditulis oleh Billie Joe untuk istrinya ketika dia berumur 19 tahun.

Plotnya sendiri diadaptasi berdasarkan album American Idiot: Jimmy “Jesus of Suburbia” (yang dimainkan oleh pemeran utama John Gallagher, Jr.) meninggalkan kampung halamannya menuju kota besar, jatuh cinta, menjadi pecandu, mengalami kejatuhan yang amat sangat, dan pada akhirnya kembali ke kampung halamannya; salah seorang temannya pergi ke Irak dan kehilangan sebelah kakinya; temannya yang lain adalah seorang pecundang. Intinya, cerita ini dianggap menggambarkan kosongnya “American dream” atau bagaimana hidup itu penuh penderitaan.

American Idiot sendiri merupakan album ke-7 Green Day yang dirilis pada tahun 2004 melalui label Reprise Records. Album ini dikemas dalam konsep opera rock yang menceritakan seorang karakter yang disebut “Jesus of Suburbia”. Green Day memenangkan beberapa penghargaan termasuk sebuah Grammy untuk kategori Best Rock Album atas album ini. Setelah turterakhir mereka 3 tahun lalu, saat ini Green Day tengah menjalani tur dunia untuk album 21st Century Breakdown yang dimulai dari bulan Juli lalu di Amerika. Rencananya tur Asia akan dimulai awal tahun depan dimulai dari tanggal 12 Januari 2010 di Bangkok dan 14 Januari di Singapore. Fans Green Day, book tiketnya dan mulai menabunglah dari sekarang!

Ash Bakal Rilis 26 Lagu Dalam Setahun

Tahun 2007 lalu, di tengah sebuah konsernya dalam mempromosikan album Twilight Of The Innocents, band Ash membuat pernyataan mengejutkan: mereka tidak mau merilis album lagi. Pernyataan tersebut disambung dengan penjelasan bahwa mereka bukan mau bubar, tapi menurut mereka format album itu sudah kuno. Udah ga jaman lagi ngerilis CD berisikan 10-20 lagu tiap 3-5 tahun sekali. Mereka bilang ini jaman internet, lagu bisa dirilis kapan aja dan bisa langsung diterima publik.

Nah tahun ini, mereka membuktikan pernyataan mereka tersebut dengan gebrakan fenomenal. Mulai minggu ini hingga 52 minggu atau 1 tahun ke depan, Ash akan merilis lagu baru tiap dua minggunya. Lagu-lagu tersebut akan tersedia dalam format digital yang bisa diunduh setiap dua minggu dengan harga 0.79 poundsterling per lagunya, atau bisa juga berlangganan satu tahun ke depan supaya tiap dua minggu langsung dikirimkan. Untuk format fisiknya masih ada, tapi ngga dalam bentuk CD melainkan piringan hitam 7 inci yang lazim menjadi format single, dan hanya dibuat terbatas untuk koleksi.

Ash menyebut program ini "A-Z series" di mana tiap single yang keluar akan dikasih urutan A sampai Z yang total pas 26 huruf. Langkah baru yang layak disimak nih. Apakah benar konsumen musik udah siap ninggalin format album CD? Apa bisa Ash mempertahankan konsistensi kualitas lagu sepanjang satu tahun?