Selasa, 29 September 2009

Eross "SO7" Menikah

Kabar gembira dan mengejutkan selepas Hari Raya datang dari gitaris dan penulis lagu Sheila On 7, Eross Candra. Pria 30 tahun ini telah menikah dengan pada tanggal 24 September kemarin di KUA Sleman, Yogyakarta. Pasangan hidup pilihannya adalah seorang model belia bernama Sarah Diorita yang berdarah blasteran Perancis-Indonesia yang baru berumur 18 tahun.

Teman-teman bandnya sendiri dikabarkan ngga ada yang menghadiri upacara yang berjalan sederhana tersebut. Maklum, masing-masing masih berkutat dengan kesibukan hari raya mereka.
Dengan resminya hubungan Eross-Sarah ini, berarti berakhir sudah petualangan asmara Eross yang memang sering dekat dengan wanita-wanita cantik. Bahkan ngga jarang dia mengakui kalau sumber inspirasi menulis lagunya sering didapat dari pengalaman pribadi. Di antara personal Sheila On 7 lain, tadinya Eross lah satu-satunya yang masih single. Setelah menikah moga-moga aja bukan berarti menulis lagunya jadi mandek ya, buktinya Adam dan Duta masih suka menyumbangkan lagu mereka juga kok walaupun sudah jadi bapak-bapak.

Selamat sekali lagi buat Eross dan Sarah ya!

Kasus Coldplay vs Satriani Dihentikan

Masih ingat tuduhan Joe Satriani kepada Coldplay? Dewa gitar itu menuduh karya Coldplay "Viva La Vida" menjiplak nada dari lagunya, "If I Could Fly". Bila didenger sekilas memang ada miripnya lagu instrumental tersebut dengan melodi bait lagu milik Coldplay, namun Coldplay dengan halus menyangkal tuduhan itu. Di situs resminya, mereka nulis kalo mereka sangat menghargai Joe Satriani sebagai seorang musisi, tetapi kesamaan yang terjadi semata-mata cuma kebetulan belaka dan lagu Satriani sama sekali ngga jadi acuan mereka.

Lagu "Viva La Vida" tetap berkibar menjadi hits terbesar Coldplay, meraih nomor satu di tangga lagu seluruh dunia dan terjual lebih dari 4 juta kopi digital. Pada saat lagu tersebut dinominasikan sebagai "Song of the Year" di ajang Grammy Awards ke 51 awal 2009 kemarin, Joe Satriani sempat sesumbar bahwa dia akan mengantarkan surat tuntutan pengadilan ke mereka di karpet merah. Walaupun hal tersebut ngga bener-bener dilakuin, tapi tuntutannya tetap diluncurkan ke pengadilan di Los Angeles.

Akhirnya pada tanggal 14 September kemarin, barulah muncul berita dari pengadilan negara bagian California yang memutuskan untuk tidak melanjutkan perkara ini. Diperkirakan Coldplay dan Satriani akan berdamai di luar pengadilan. Baik pihak Satriani maupun Coldplay belum ada yang berkomentar lebih mengenai hal ini.

Sebenernya bukan cuma Satriani yang pernah menuduh Coldplay sebagai plagiator, terhitung ada 2 pihak lain yang juga pernah mengutarakan hal serupa. Yang satu adalah band Creaky Boards yang bilang kalo Coldplay nyolong nadanya setelah nonton show mereka, dan satu lagi adalah Cat Stevens alias Yusuf Islam yang bilang kalau nada "Viva La Vida" mirip lagu miliknya "Foreigner's Suite". Dua-duanya ngga sampai memperkarakan secara hukum.

Hal ini penting nih dipikirin oleh kamu yang ngeband. Ga bisa dipungkiri kalo kamu pasti punya idola, yang kamu dengerin dan tontonin setiap saat, dan kamu impikan banget bisa jadi kayak mereka. Nah jangan sampai obsesi kamu itu bikin kamu jadi plagiator ya. Cukup dijadiin referensi dan inspirasi aja, jangan ditiru plek-plekan. Kamu adalah kamu, jadi diri sendiri gimana pun pasti lebih keren daripada jadi orang lain kok!

Senin, 14 September 2009

MTV Video Music Award 2009

MTV Video Music Awards tahun ini kembali digelar di Radio City Music Hall, New York, Amerika Serikat. Gelaran MTV VMA tahun ini sudah memasuki gelaran ke-26nya sejak tahun 1984.

Acara dibuka dengan spektakuler oleh Janet Jackson yang memberi tribut untuk almarhum abangnya, Sang Raja Pop Michael Jackson yang meninggal dunia pada 25 Juni 2009 kemarin. Janet membawakan medley lagu-lagu Michael dengan koreografi persis seperti yang dipelopori sang abang. Janet bahkan sempat "berduet" dengan Michael di lagu Scream yang aslinya memang merupakan duet pertama dan satu-satunya mereka, di mana Michael tampil di layar. Tak hanya Janet, Madonna pun turut memberikan pidato panjang dan mengharukan tentang karya dan jasa Michael Jackson.


Penampil lain yang turut meramaikan acara ini antara lain Taylor Swift, Green Day, Lady Gaga, Jay-Z, Beyonce, Pink dan Muse yang membawakan single terbaru mereka "The Uprising".

Kericuhan sempat muncul saat Taylor Swift, yang sedang menerima penghargaan Best Female Video untuk lagunya "You Belong With Me" tiba-tiba dipotong oleh Kanye West yang menyerbu panggung. Kanye kemudian sesumbar bahwa seharusnya penghargaan tersebut jatuh kepada Beyonce, yang langsung disorot oleh kamera dan hanya bisa bengong. Kejadian singkat itu cukup membingungkan banyak orang, untunglah sesaat kemudian para hadirin memberi dukungan mereka kepada Taylor, dan berdiri memberikan aplus.

Lengkapnya berikut daftar pemenang MTV VMA 2009 :
  • Video Of The Year: Beyoncé: “Single Ladies (Put A Ring On It)”
  • Best New Artist: Lady GaGa
  • Best Male Video: T.I. feat. Rihanna, “Live Your Life”
  • Best Female Video: Taylor Swift, “You Belong With Me” Best Hip-Hop Video: Eminem, “We Made You”
  • Best Pop Video: Britney Spears, “Womanizer”
  • Best Rock Video: Green Day, “21 Guns”Best Choreography: Beyoncé: “Single Ladies (Put A Ring On It)” (koreografi oleh Jaquel Knight & Frank Gaston Jr.)
  • Best Direction: Green Day, “21 Guns” (disutradarai Michael Angelos)
  • Best Editing: Beyoncé: “Single Ladies (Put A Ring On It)” (diedit oleh Jarret Fijal) Best Special Effects: Lady GaGa, “Paparazzi” (diproduseri Factory Features)
  • Best Cinematography: Green Day, “21 Guns” (sinematografi oleh Jonathan Sela)
  • Best Art Direction: Lady GaGa, “Paparazzi” (pengarah seni oleh Jason Hamilton)
  • Breakthrough Video: Matt & Kim, “Lessons Learned”
  • Best Video That Should Have Won A Moonman: Beastie Boys, “Sabotage”

Selasa, 08 September 2009

Oasis Di Ambang Bubar

Berita mengejutkan muncul dari band britpop legendaris Oasis. Tepat sesaat sebelum saatnya mereka manggung di festival Rock-en-seine di Paris, Perancis pada tanggal 28 Agustus 2009, band ini tiba-tiba membatalkan penampilan mereka. Dua jam setelah kejadian mengagetkan itu, Noel Gallagher, gitaris sekaligus penulis lagu utama mereka membuat pernyataan di website resmi mereka yang berbunyi : "Dengan sedikit sedih dan sangat lega saya mengumumkan bahwa saya keluar dari Oasis malam ini. Orang boleh menulis atau bilang apa yang mereka mau, tapi saya sudah tidak bisa lagi bekerjasama dengan Liam. Mohon maaf untuk kalian yang sudah beli tiket untuk pertunjukan di Paris, Konstanz, dan Milan."

Liam yang dimaksud tentu saja adalah Liam Gallagher, vokalis utama Oasis sekaligus adik kandung Noel. Pernyataan di atas sekaligus membatalkan sisa tur Eropa Oasis tahun ini. Dan keesokannya pada tanggal 29 Agustus, Noel menulis sebuah catatan panjang di websitenya yang kembali memperkuat pernyataan sebelumnya dan menyatakan bahwa "tingkat intimidasi verbal dan kekerasan pada diri saya sudah tidak bisa ditolerir lagi", dan kembali meminta maaf kepada semua fansnya dan juga berterima kasih atas dukungannya selama 18 tahun ini.


Beberapa sumber menyebut sebab pertengkaran ini adalah tingkah laku Liam yang datang dalam keadaan mabuk saat menjelang konser, yang kontan dikonfrontasi oleh Noel. Pertengkaran ini diakhiri dengan Liam menghancurkan gitar milik Noel.


Sebenarnya kakak-beradik ini bukan pertama kali bertengkar, kadang bahkan berita pertengkaran mereka terdengar lebih santer dibanding kiprah mereka di dunia musik. Pada tur Eropa tahun 2000 pun Noel sempat hengkang sesaat dari band karena perselisihan di antara mereka, namun ia tidak sampai mengeluarkan ultimatum seperti di atas dan akhirnya pun kembali ke band. Selanjutnya selama 9 tahun ke depan tidak pernah terdengar adanya perkelahian berlebihan, bahkan di beberapa wawancara belakangan mereka tampak seperti sudah saling memaklumi perangai masing-masing.


Masa depan Oasis setelah kejadian ini menjadi tidak jelas. Noel selama ini merupakan motor utama band, di mana 90% lagu-lagu Oasis ditulis oleh pria kelahiran Manchester, 29 Mei 1967 ini. Noel juga bernyanyi di beberapa lagu Oasis seperti "Don't Look Back In Anger" dan "Little By Little". Jelas sosoknya tidak tergantikan di band ini. Walau hingga saat ini belum resmi keluar kata bubar, sulit untuk membayangkan Oasis bisa terus berjalan.